Juru Martani, Pentas Kolosal Bentuk Apresiasi Petani Ngawi Wujudkan Ketahanan Pangan

0
85

PewartaTV, Ngawi – Pertunjukan kolosal perjuangan Juru Martani (Mertani) digelar di Benteng Pendem Van den Bosch, dengan melibatkan 80 penari ditambah pengrawit dan crew sebanyak 125 yang dikemas apik dalam bentuk sendratari oleh Wahyu Santoso Prabowo, Sabtu malam (11/11/2023). Acara ini diselenggarakan oleh Pemkab Ngawi.

Animo masyarakat Ngawi sangat tinggi menyaksikan pertujukan spektakuler yang diawali dengan penampilan dalang cilik Bernadio Aditya Prayogo yang memperagakan adegan perang Bharatayuddha, meski saat itu sempat diguyur hujan.

Pertunjukan dengan menuangkan kreativitas sanggit, yakni sebuah konsep cerita ilustrasi yang mengangkat suatu kegiatan di masyarakat, utamanya sektor ketahanan pangan dengan memaknai bahwa Juru Martani adalah sebuah tindakan dalam mengangkat kesejahteraan dengan menerapkan pola Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PRLB), sesuai dengan Visi-Misi Bupati Dan Wakil Bupati Ngawi.

Adegan prajurit kompeni yang disisipi gerakan gemulai noni-noni Belanda sangat pas dengan dentuman musik yang penuh karakter sempat membuat penonton diam terkesima.

Sosok Wiro Tani yang diperankan oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, sebagai seorang kepercayaan Pangeran Diponegoro (diperankan oleh Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko), mempunyai tugas dan tanggung jawab mengentas kelaparan akibat ulah para kompeni Belanda yang rakus menguras hasil pertanian dengan cara yang salah sehingga tanah menjadi tandus dan hama tanaman makin merajalela.

Bupati Ony Anwar Harsono mengapresiasi kepada para petani Ngawi yang terus berjuang mengisi kemerdekaan melalui ketahanan pangan, terbukti kabupaten Ngawi mampu menjadi produktivitas padi tertinggi nasional serta surplus padi tertinggi secara nasional.

“Ini relevan sekali dalam memperingati hari pahlawan, yang mana para petani terus berjuang dalam menciptakan ketahanan pangan di Indonesia,” pungkasnya.(And)

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini