Terapkan Pola Konsumsi Pangan B2SA, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Makan Bersama Balita Stunting

0
51

PewartaTV, Ngawi – Dalam upaya mencegah stunting, Pemkab Ngawi melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mengembangan desa B2SA untuk mendorong masyarakat  menerapkan pola konsumsi pangan B2SA guna meningkatkan kualitas konsumsi pangan dalam rangka mewujudkan sumberdaya manusia yang aktif,  sehat dan produktif

Sasaranya yakni desa prioritas rentan rawan pangan atau desa dengan prevalensi stunting tinggi. Sasaran penanganan stunting minimal 40 orang .

Seperti terlihat pada Jum’at (24/11/2023), di desa Hargomulyo, Kecamatan Ngrambe,  Kader Yandu, bidan desa, PKK desa Hargomulyo makan bersama puluhan anak balita stunting. Intervensi pemberian makanan kepada anak balita stunting sebanyak 36 kali

“ Jadi pemberian makanan kepada anak balita stunting sebanyak 36 kali, dengan sasaran desa dengan prevalensi stunting tinggi. Salah satunya di Desa Hargomulyo yang hari makan bersama anak stunting dengan Yandu, PKK dan bidan desa” ungkap Supardi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi

Dikatakan Supardi jika makan bersama ini merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat  kearah pangan B2SA

“ Dari 36 kali pemberian makan pada anak stunting diberikan seminggu 4 kali dan di Desa Hargomulyo  merupakan yang ke 18 kalinya “ ungkapnya

Supardi menjelaskan beberapa komponen indikator keberhasilan  pengembangan Desa  B2SA .” Untuk menunjang keberhasilan pengembangan Desa  B2SA  ditunjang dengan berbagai komponen  yaitu Teras pangan B2SA, Rumah Pangan B2SA, dan Gerai Pangan B2SA” terangnya

Pihaknya juga terus memantau perkembangan program tersebut melalui petugas pendamping. Dengan Intervensi pemberian makanan kepada anak balita stunting sangat efektif untuk menurunkan angka stunting

“ Dari hasil intervensi sekarang sudah ada perkembangan berat badan sudah naik, yang lulus stunting juga sudah lebih dari separoh” pungkas Supardi (ik/adv)

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini