Stabilkan Harga Pangan, DKPP Gelar Gerakan Pangan Murah

0
86

PewartaTV, Ngawi – Untuk menjaga kesetabilan harga bahan pokok selama ramadhan dan jelang idul Fitri 1445 Hijriyah Pemkab Ngawi melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menggelar Gerakan Pangan Murah, di Jalan Serong Timur Alun-alun Merdeka, Senin (25/3/2024).

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyampaikan, gerakan pangan murah ini diselenggarakan sebagai upaya pemerintah dalam menstabilkan harga pangan di Kabupaten Ngawi. Utamanya menjelang hari raya Idulfitri 2024.

Baca Juga : Optimalkan Kinerja, Bupati Ngawi Lantik Jabatan Administrator, Kasek, dan Kapus

“Ini termasuk strategi kita dalam menstabilisasi harga pangan di kala Ramadan dan Idulfitri agar kebutuhan pangan masyarakat tidak terjadi gejolak harga pangan yang tinggi,”katanya.

Lebih lanjut Bupati Ony mengatakan upaya stabilisasi harga ini dilakukan termasuk upaya menjaga citra Kabupaten Ngawi yang dikenal sebagai lumbung pangan nasional.

“Ngawi yang diidentikkan dengan lumbung pangan ini, harapannya harus bisa memberikan suplai barang-barang kebutuhan ini dengan terjangkau,” jelasnya  

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian ini, menurut Ony menjadi salah satu strategi stabilisasi harga pangan yang melambung tinggi di tiap kabupaten/ kota.

“Juga mendongrak daya beli masyarakat terhadap UMKM”, pungkasnya

Sementara Kepala DKPP kabupaten Ngawi, Supardi mengatakan menyikapi harga-harga sejumlah kebutuhan pokok yang mengalami peningkatan pada bulan Ramadhan dan jelang Idul Fitri, maka perlu dilakukan langkah yang strategis,  melalui penyediaan dan penyaluran pangan pokok dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan.

Terkonfirmasi, dalam gelaran pangan murah, disiapkan 10 ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan Dan Harga Pangan) dalam kemasan 5 Kg, juga 1,4 ton telur, 3 kuintal daging ayam potong, cabai sebanyak 200 Kg serta bawang putih dan bawang merah, masing-masing 50 Kg dan 100 Kg.

Selain dengan menjual sembako dengan harga lebih murah,  gerakan pangan murah juga dimeriahkan dengan lomba mewarnai dan live music.

“Kebutuhan pokok tersebut sangat dibutuhkan warga, maka harus dilakukan Gerakan Pangan Murah, sehingga masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok tersebut lebih murah dari harga normalnya,” ungkap Supardi.(st/ik)

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini