September 1, 2026 Stories worth reading. Perspectives worth sharing.
BREAKING
Serangan Iran ke Yordania Dinilai Bermotif Politik, Sinyal Teguran untuk Amman
Dunia

Serangan Iran ke Yordania Dinilai Bermotif Politik, Sinyal Teguran untuk Amman

Richard Nelson August 31, 2026 1 min read

Serangan balasan Iran ke pangkalan Amerika Serikat di Yordania dinilai memiliki motif politik kuat. Analisis tersebut disampaikan pakar militer Harlan Ullman kepada Al Jazeera.

Iran melancarkan serangan rudal dan drone pada Senin (31/8/2026). Sasaran yang disebut Korps Garda Revolusi Islam adalah Pangkalan King Hussein dan Al-Azraq. Serangan itu dilakukan setelah Amerika Serikat menyerang dua peluncur Iran di Pulau Larak.

Ullman menilai pemilihan Yordania sebagai sasaran bukan sekadar upaya merusak aset militer Amerika. Menurutnya, Iran ingin mengirim pesan politik kepada pemerintah dan masyarakat Yordania. Pesan tersebut berkaitan dengan dukungan Amman terhadap Amerika Serikat.

Militer Yordania menyatakan sistem pertahanannya mencegat delapan rudal yang memasuki wilayah udara negara tersebut. Rudal-rudal itu dihancurkan sebelum menimbulkan ancaman terhadap warga maupun fasilitas. Sejauh ini, tidak ada laporan korban di kedua pangkalan.

Sementara itu, pakar Timur Tengah Sina Azodi memperingatkan potensi eskalasi lebih lanjut. Menurutnya, perkembangan berikutnya sangat bergantung pada langkah Amerika Serikat. Serangan baru Washington berpotensi memicu respons Iran dan konfrontasi militer lebih besar.