Orca Tertua di Iberia Ditemukan Terluka, Spanyol Selidiki Dugaan Ditembak
Toñi, salah satu orca tertua yang diketahui di dunia, ditemukan terluka di Selat Gibraltar. Mamalia laut tersebut diperkirakan berusia sekitar 60 tahun.
Toñi juga dikenal dengan julukan “La Abuela” atau “Sang Nenek”. Kelompok konservasi menemukan sejumlah luka pada sirip punggung dan bagian tubuhnya. Luka tersebut diduga menyerupai bekas tembakan peluru senapan.
WeWhale dan Iberian Orca Guardians mendokumentasikan luka tersebut saat pemantauan lapangan. Foto beberapa pekan sebelumnya menunjukkan Toñi belum mengalami luka serupa. Temuan itu memperkuat dugaan bahwa cedera terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Kementerian Transisi Ekologi Spanyol kemudian membuka penyelidikan untuk mengetahui penyebab luka tersebut. Pemerintah belum memastikan Toñi benar-benar ditembak. Penyidik juga berkoordinasi dengan otoritas Portugal karena Toñi sebelumnya berada di perairan Portugal.
Toñi merupakan bagian dari populasi orca Iberia yang sangat terancam punah. Jumlahnya diperkirakan kurang dari 40 ekor di alam liar. Kondisi tersebut membuat cedera pada satu individu menjadi persoalan serius bagi kelangsungan populasi.
Populasi orca Iberia menjadi perhatian sejak 2020 karena beberapa individu berinteraksi dengan kapal. Namun, ilmuwan belum menemukan kesepakatan mengenai penyebab perilaku tersebut. Kelompok konservasi menegaskan bahwa tindakan kekerasan bukan respons yang dapat dibenarkan.




