ADVETORIALSERBA-SERBI

Sosialisasi Perundang Undangan Bidang Cukai Kabupaten Madiun

Pengawasan dan pemberantasan rokok ilegal terus dilakukan di Kabupaten Madiun. Pemerintah Kabupaten (Pemkab ) Madiun   melalui Satuan Polisi Pamongpraja bekerjasama dengan Bea dan Cukai Madiun menggelar sosialisasi ketentuan bidang cukai bagi Kepala Desa beserta Perangkat, LPM, dan BPD dari 14 Desa / kelurahan se Kecamatan Mejayan yang berlangsung di Omah Ijo Caruban, Jumat  (8/7/2022) dengan menghadirkan bea dan cukai Madiun

Sosialisasi bidang cukai ini untuk memberikan pemahaman  kepada seluruh unsur desa untuk yang kemudian disampaikan kepada masyarakat di desa masing-masing, tentang apa yang didapat dari narasumber

Sementara itu, Tri Hariyono Pejabat Fungsional Pemeriksaan Bea dan Cukai Madiun mengatakan  sosialisasi dilakukan untuk menambah bekal dan wawasan agar masyarakat dapat lebih mengenali jenis dan ciri-ciri rokok ilegal. Hal tersebut sebagai upaya bersama dalam melakukan pengawasan peredaran rokok di tengah masyarakat.

Pengawasan pada rokok yang beredar di tengah masyarakat, dinilai perlu. Pasalnya, rokok merupakan salah satu barang yang berpotensi mengganggu kesehatan. Selain itu, manfaat dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) pengalokasiannya turut bisa dirasakan masyarakat. Yakni, Bidang Kesejahteraan, Bidang Penegakan Hukum dan Bidang Kesehatan Masyarakat.

Harapannya masyarakat dapat mengenali rokok ilegal agar kita semua bisa bersama-sama melakukan pengawasan dan menekan peredarannya. Sebab rokok ilegal tidak membayar cukai, yang artinya tidak memberikan sumbangsih kepada negara.Sementara rokok yang dikenai cukai, pemasukannya langsung disetor ke kas negara untuk pembangunan.

Adapun ciri-ciri rokok ilegal, yakni : rokok yang menggunakan pita cukai palsu, rokok dengan pita cukai yang berbeda antara nama perusahaan dengan produk, pita cukai bekas yang biasanya ada sobekan, berkerut atau kusut, dan rokok polos tanpa pita cukai

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!