ADVETORIALSerba - serbi

Sosialisasi dan Advokasi Pelaksanaan Program Prioritas Bidang Kesehatan Kabupaten Madiun

MADIUN, Pewarta – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Sosialisasi dan Advokasi pelaksanakan program prioritas bidang kesehatan di Kali Catur Resort, Selasa (26/10/2021).

Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah pengurus PKK dan Kasi pemerintahan Kecamatan se Kabupaten Madiun.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Sufiyanto, menjelaskan bahwa diperlukan perubahan perilaku dan kemandirian masyarakat untuk bisa hidup bersih dan sehat demi melancarkan program kesehatan.

Dengan diadakannya kegiatan sosialisasi dan advokasi kali ini, diharapkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Kabupaten Madiun bisa seiring dan sejalan.

Menurutnya, saat ini tengah didorong upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM) dengan memaksimalkan peran dan fungsi Posyandu dan Polindes. Sehingga ditargetkan adanya perubahan perilaku dan kemandirian masyarakat untuk hidup bersih dan sehat.

Sementara itu, Kabid Kesmas, Pemprop Jatim drg. Fitria Dewi,  mengingatkan bahwa pada pandemi covid -19 yang tengah terjadi, angka kematian ibu di Jawa Timur sempat meningkat pada jumlah 300 kasus, dari data yang ada 30 kasus diantaranya berasal dari Kabupaten Madiun.

Saat ini pemerintah tengah memfokuskan pada kesehatan ibu dan anak dengan dimulai dari mejaga kwalitas kesehatannya. Kasus stunting pada anak juga mendapat perhatian tinggi yang diawali dari pola hidup sehat dan konsumsi jenis makanan dari seorang ibu.

“Pemerintah ingin menyiapkan generasi unggul. Yang tentu berangkat dari kesehatan ibu. Perilaku tidak sehat dengan mengkonsumsi jenis food street harus dihindari,” tegas Fitria Dewi.

Selain itu untuk menunjang program tersebut, Pemkab Madiun juga diingatkan untuk memfungsikan puskesmas sebagai tempat rujukan bagi ibu hamil. Sedangkan bagi kader PKK di kecamatan dan desa ditekankan lebih aktif dalam mendampingi para ibu hamil lewat pembentukan grup whatsapp sebagai media komunikasi sederhana.

Kabid Pembangunan dan Pemberdayaan Kemasyarakatan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)  Madiun Basudewo Aji Pamungkas,  menjelaskan adanya potensi perencanaan upaya kesehatan masyarakat di pemerintah desa. Menurutnya, hal tersebut dapat diusulkan sebagai prioritas yang berdasar kebutuhan dalam menyusun program kerja di pemerintah desa.

“Sesuai tahapan perencanaan dan penganggaran upaya kesehatan masyarakat dapat diprioritaskan dalam dana desa. Dapat diawali dari musyawarah dari tingkat RT, dusun sampai desa. Anggaran memadahi,” ungkapnya (ik/adv)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!