Rutin Gelar Pasar Murah, Tak Berdampak Stabilkan Harga Pasar

0
13

PewartaTV, Magetan – Meski Pemerintah Magetan Jawa Timur lewat Kantor Disperindag, bekerja sama dengan perum bulog rutin menggelar operasi pasar, menekan harga kebutuhan pokok di pasar, hal itu tak berdampak dengan harga pasar

Kegiatan pengendalian inflasi harga kebutuhan pokok ini hanya kegiatan ceremonial, berdalih membantu meringankan warga, namun harga di pasar tetap mahal, berbagai kebutuhan pokok tak terjangkau oleh pembeli

Seperti dilakukan operasi pasar murah di Desa Sumber Agung, Kecamatan Plaosan, Magetan Jawa Timur. Warga rela mengantri untuk mendapatkan tiga jenis sembako yaitu beras premiun, gula pasir dan minyak goreng

Harga tiga kebutuah pokok tak selisih banyak dengan harga di pasar ini di salurkan kantor disperindag, perum bulog, untuk harga beras di pasar murah ini 55.000 rupiah perkilo, di pasar 70.000 rupiah perkilogram

Sedangkan harga gula pasir 12.000 perkilo,kalau di pasar 16.000 perkilo, harga minyak goreng di pasar murah 13.000 di pasar seharga 16.000 perkilo//harga sembako jenis lain di pasar saat ini masih mahal

Ditegaskan Sumini pembeli di pasar murah, seringnya operasi pasar murah tak membuat harga di pasar stabil murah, justru kian hari harga sembako kian mahal, membuat ekonomi warga semakin sulit dan terjepit

Dwi Ratna Wulansari, Pengawas Perdagangan Kantor Disperindag Magetan. Operasi pasar murah ini upaya menekan harga pasar. Giat ini diharapkan pedagang di pasar kembali menurunkan harga jual sembako

Pantau di lapangan kerap digelar operasi pasar murah, hal itu tak berdampak, tak berpengaruh dengan harga sembako di pasar. (jk/red)

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini