Serba - serbiSERBA-SERBI

Rakor BPS, Suskeskan Regsosek 2022

Bupati Magetan Suprawoto saat memberi sambutan dan membuka rakor di  Rumah Makan Nirwana Plaosan, Senin (19/09/2022).

MAGETAN, Pewartatv – Untuk menyukseskan pelaksanaan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022, Badan Pusat Statistik (BPS) gelar rapat koordinasi awal Regsosek di  Rumah Makan Nirwana Plaosan, Senin (19/09/2022).

Kepala BPS Magetan , Imam Sudarmaji dalam laporannya menjelaskan bahwa Regsosek ini merupakan pendataan seluruh penduduk yang mencakup profil dan kondisi sosial ekonomi yang sangat beragam mulai dari kondisi demografi, perumahan, keadaan disabilitas, kepemilikan aset, hingga informasi geospasial, untuk membangun sistem basis data kependudukan terpadu.

 “Sistem itu akan memuat informasi profil dan kondisi sosial ekonomi penduduk. Data yang ditampilkan bersifat terpadu, yang terkoneksi dengan basis data lain, seperti catatan sipil, kesehatan, tenaga kerja, dan kondisi demografi lainnya yang memanfaatkan nomor induk kependudukan (NIK),” terangnya.

Lebih lanjut Imam mengatakan, nantinya basis data tersebut akan digunakan sebagai satu-satunya rujukan penyelesaian persoalan tumpang tindih data sektoral yang selama ini menjadi polemik di masyarakat. Utamanya dalam hal program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

BPS Kabupaten Magetan telah menyiapkan sebanyak 1169 petugas registrasi untuk melakukan pendataan di Kabupaten Magetan. 230 di antaranya merupakan petugas pengawas dan 36 petugas koordinator. “Semua akan didata, tanpa terkecuali. Bukan hanya yang ber-KTP Magetan, tetapi siapapun yang tinggal di Magetan, termasuk orang-orang yang tidur di pelataran,” pungkas Imam.

Regososek ini akan berlangsung secara serentak di Indonesia dan dimulai pada tangal 15 Oktober sampai dengan 14 November mendatang. Sebelum melakukan pencacahan petugas akan dilatih secara intensif oleh instruktur dadri BPS.

Sementara Bupati Suprawoto  yang hadir dan membuka rakor tersebut menyampaikan dukungannya terkait Regsosek yang diinisiasi oleh BPS ini. “Kalau ada data ini, kan arahnya jelas, sasarannya jelas. Mas imam, jadi tolong ini benar-benar dibantu, benar-benar disupport. Untuk membawa satu data Indonesia ini harus kita mulai. Mari kita belajar dari pedulilindungi,” tuturnya.

Selain Bupati  Rapat Regsosek juga dihadiri Sekdakab, Forkopimda, Kepala OPD terkait, Camat, serta tamu undangan lainnya. (ik)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!