DaerahPeristiwa

Polres Tanjung Perak Berhasil Redam Aksi Bentrok Warga

Surabaya. Pewarta Tv – Sabtu (21 Agustus 2021 ) Beruntung polisi berhasil meredam aksi bentrok tersebut.
Kejadian yang sempat membuat macet kawasan Jalan Margomulyo ini diawali dari kedatangan kubu warga Flores dengan jumlah sekitar 90 orang.

Aksi bentrok yang terjadi antara dua kubu ini dipicu soal sengketa lahan gudang PT Teguh Timur di Jalan Margomulyo.

Sebelum aksi ini semakin brutal polisi melakukan mediasi dengan dua kubu yang berselisih

Dari informasi yang dihimpun media pewartaTv; salah satu pihak tidak terima dipukul dan diusir dari lokasi gudang.

Kemudian pergi memanggil kawan kawannya yang berjumlah 70 orang kembali mendatangi lokasi.

Sempat terjadi aksi lempar diantara kedua kubu sampai kemudian berhasil diredam dan dilakukan mediasi oleh Kapolsek Asemrowo yang kemudian mengambil jalan tengah dengan menetapkan stasus quo pada lahan yang diperebutkan. Untuk mencegah bentrokan yang lebih besar,

Diterangkan Kapolres PelabuhanTanjung Perak, AKBP Anton kejadian bentrok ini cepat diantisipasi oleh jajarannya sehingga tidak sampai meluas dan menimbulkan korban yang tidak diharapkan.
“ Kami akan terus mengawal sengketa lahan ini sehingga situasi Kamtibmas tetap kondusif,” ungkapnya.

Sementara dari kelompok flores dalan sengketa ini menunjukkan bukti surat pengadilan yang menjadi dasar mereka menguasai lahan tersebut.
Dalam surat tersebut terdapat putusan PTUN Surabaya yang menyatakan bahwa sengketa telah dimenangkan oleh kubu yang diwakili warga Flores ini. (Eko)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!