DaerahPeristiwa

Polres Tanjung Perak Berhasil Gagalkan Penyelundupan Hewan Langka Yang Dilindungi

Pewarta tv – Surabaya Jum’at (04/03) Polres Tanjung Perak bersama BKSDA kota Surabaya, juga pemerhati hewan dan petugas karantina merilies keberhasilannya dalam menggagalkan penyeludupan hewan langka yang dilindungi Undang Undang Negara.

Kapolres Tanjung perak AKBP Anton Elfrino Trisanto SH SIK Msi didampingi perugas dari BKSDA dan karantina juga dari pemerhati hewan saat konferensi Pers menjelaskan bahwa hewan yang diselundupkan ada yang dibunuh kemudian diawetkan

Hewan langka yang dibawa dari kalimantan banjarmasin ini adalah dari satu burung elang, 4 anak kucing hutan dan hewan lainnya untuk penyelundupan ini adalah sudah  kesekian kalinya yang berhasil diungkap polres Tanjung perak sebelumnya pernah ada hewan yang dari papua, Makasar, dan Sulawesi.

“Kami mendapat informasi bahwa selasa (27/02) ada salah satu muatan truk yang berada didalam kapal yang berlayar dari kalimantan membawa satwa yang dilindungi dengan tujuan Surabaya setelah truk turun dari kapal lalu truk kemi hentikan dan Benar saja, Setelah di cek, terdapat hewan langka tersebut yang disisipkan bersama barang lainnya,” kata Anton

Tersangka yang ditangkap saat membawa hewan langka berinisial AS (33) tahun berhasil diamankan selain itu tersangka yang sopir ini sangat mudah dalam mengangkut dan melakukan aksinya dari pengakuannya, dia baru pertama kali melakukan penyelundupan ini.

Dalam melakukan aksinya sopir ini bila berhasil membawa hewan langka sampai tujuan dia akan dijanjikan diberi uang sejumlah 400 ribu Rupiah namun belum sempat merasakan hasilnya keburu di tangkap Tim gabungan Polres Tanjung Perak Surabaya

Kini tersangka harus merasakan jeruji besi akibat perbuatannya yang melanggar Undang Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda paling banyak sebesar Rp100 juta. ( eko s )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button