ADVETORIALPEMERINTAHANSERBA-SERBI

Penyaluran Bansos Tunai Untuk PKM PKL, Pekerja Seni dan Pariwisata

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun melaui Dinas Sosial mulai menyalurkan Bantuan Sosial Tunai JPS sebesar Rp 600 ribu kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL), Pekerja Seni dan Pekerja Pariwisata di wilayah Kabupaten Madiun yang terdampak PPKM Level 4. Minggu (25/7/2021).

Penyaluran Bansos tersebut berdasarkan Intruksi Menteri Dalam Negeri RI Nomor 22 tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Covid – 19 di wilayah Jawa dan Bali. Selain itu juga berdasarkan zoom meeting Gubernur Jawa Timur tanggal 22 Juli 2021 di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, terkait percepatan penyaluran Bansos PPKM Level 4 Covid – 19 yang bersumber dari anggaran atau dana APBD Kabupaten/Kota dengan bantuan sosial per KPM sebesar Rp 600 ribu.

Bupati Madiun Ahmad Dawami mengatakan Penyaluran bansos tunai tersebut dilakukakan serentak se kabupaten Madiun Khusus untuk Pedagang kaki lima, pekerja seni dan pekerja wisata yang terkena dampak PPKM Level 4

Menurutnya, penyaluran Bansos tunai ini merupakan wujud kepedulian pemerintah untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak PPKM Level 4 tersebut.

Berdasarkan data dari Dinas Sosial Kabupaten Madiun, ada sekitar 1.553 orang yang mendaftar sebagai penerima Bantuan Sosial Tunai tersebut. Namun, setelah di verifikasi dan validasi sebagian ada yang sudah menerima Bansos, seperti BPNT, PKH, BST maupun BST – DD.

Tak lupa Bupati mengajak masyarakat untuk memutus penyebaran Covid – 19, dengan selalu memakai masker dan disiplin protokol kesehatan. Terutama penerapan 5 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

Menurutnya, diberlakukannya PPKM Level 4 ini karena ada penyebabnya. Yaitu, karena angka kematian pasien Covid – 19 tinggi. Kemudian, angka terkonfirmasi Covid – 19 juga tinggi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button