Serba - serbi

Pemkot Madiun Raih Predikat WTP Lima Tahun Berturut – turut

Wali Kota Madiun Maidi (Kiri) bersama Ketua DPRD Andi Raya Bagus Miko Saputro( kanan) saat menerima penghargaan WTP dari BPK Perwakilan Jawa Timur, Rabu (2/3/2022) Foto : Kominfo

Kota Madiun, Pewartatv.co.id –  Pemerintah Kota ( Pemkot) Madiun kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lima tahun berturut-turut dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah(LKPD) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Predikat inipun kembali diraih dalam LKPD 2021 yang diserahkan oleh BPK RI di Kantor BPK Perwakilan Jawa Timur, Rabu (2/3).

Tidak Hanya meraih WTP, Pemkot Madiun juga menjadi daerah yang pertama  di Indonesia yang menyerahkan LKPD kepada BPK .

“Tak hanya WTP, Kota Madiun juga menjadi daerah pertama di Indonesia dalam hal penyerahan LKPD kepada BPK,” ujar wali kota.

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan hasil pemeriksaan laporan keuangan dengan predikat yang sangat memuaskan inipun diharapkan menjadi penyemangat Pemkot Madiun dalam menjalankan fungsi pemerintahan.

Wali kota berpesan kepada OPD di lingkup Pemkot Madiun agar dapat melaksanakan program dan kegiatan yang telah dianggarkan dengan sebaik-baiknya. Terutama, yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.

Kepala BPK Perwakilan Jatim Joko Agus Setyono pun menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Madiun atas penyerahan laporan keuangan tercepat se-Indonesia tersebut. Hal inipun diharapkan menjadi motivasi bagi daerah lainnya.

“LKPD merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah terhadap pengelolaan keuangan. Saya apresiasi Kota Madiun yang kinerjanya luar biasa. Tidak hanya cepat, tapi juga akurat,” tuturnya.

Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya Bagus Miko Saputra yang ikut hadir dalam penyerahan laporan hasil pemeriksaan LKPD tersebut. “DPRD bersinergi dengan Pemkot Madiun. Apapun yang tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat akan kami dukung,” tandasnya. (ik/kominfo)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!