ADVETORIALSerba - serbiSERBA-SERBI

Pemkab Magetan Sosialisasi Pencegahan Peredaran Rokok Ilegal

Taklshow dan Sosialisasi Pencegahan Peredaran Rokok Ilegal di Taman Pancasila Kelurahan Tebon, Kabupaten Magetan, Minggu (17/7/2022)

MAGETAN, Pewarta – Pengawasan dan pemberantasan rokok ilegal terus dilakukan di Kabupaten Magetan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab ) Magetan melalui Satuan Polisi Pamongpraja bekerjasama dengan Bea dan Cukai Madiun menggelar sosialisasi pencegahan peredaran rokok ilegal . Bertempat di Taman Pancasila Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Minggu (17/7/2022) malam.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Bea Cukai Madiun, Kejaksaan Negeri (Kejari), dan Polres Magetan menjelaskan berbagai hal mengenai rokok ilegal mulai dari ciri-ciri hingga ancaman hukuman pidana apabila melanggar.

Joko Sartono, kepala Seksi (Kasi) kepatuhan internal dan penyuluhan Bea Cukai Madiun mengatakan, jika sosialisasi ini diberikan kepada masyarakat agar masyarakat mengetahui tentang ciri-ciri rokok ilegal serta sanksi yang akan diberikan jika ada masyarakat yang menjual dan mengedarkan rokok ilegal.

“Jika tidak dicegah peredarannya, rokok ilegal ini bisa menimbulkan banyak dampak, diantaranya merugikan keuangan negara, persaingan pasar yang tidak sehat dan merugikan masyarakat.

Pengawasan pada rokok yang beredar di tengah masyarakat, dinilai perlu. Pasalnya, rokok merupakan salah satu barang yang berpotensi mengganggu kesehatan. Selain itu, manfaat dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) pengalokasiannya turut bisa dirasakan masyarakat. Yakni, Bidang Kesejahteraan, Bidang Penegakan Hukum dan Bidang Kesehatan Masyarakat.

Joko Sartono mengatakan, pelibatan masyarakat dalam melakukan pengawasan perlu dilakukan agar peredaran rokok ilegal dapat lebih ditekan.”Harapannya masyarakat dapat mengenali rokok ilegal agar kita semua bisa bersama-sama melakukan pengawasan dan menekan peredarannya”, imbuhnya.

Joko Sartono berharap peredaran rokok ilegal bisa ditekan dengan adanya sosialisasi ini. Sebab rokok ilegal tidak membayar cukai, yang artinya tidak memberikan sumbangsih kepada negara.Sementara rokok yang dikenai cukai, pemasukannya langsung disetor ke kas negara untuk pembangunan. Dimana sebesar 2% dikembalikan ke pemerintah daerah yang terdapat industri rokok.

 “Adapun ciri-ciri rokok ilegal, yakni : rokok yang menggunakan pita cukai palsu, rokok dengan pita cukai yang berbeda antara nama perusahaan dengan produk, pita cukai bekas yang biasanya ada sobekan, berkerut atau kusut, dan rokok polos tanpa pita cukai,” pungkasnya

Sementara, Bupati Magetan Suprawoto dalam sambutannya menghimbau kepada masyarakat untuk memahami bahwa negara ini bisa berjalan, apabila masyarakatnya taat pada hukum. Bahwa negara ini bisa menjalankan pembangunan sebagaimana amanat rakyat apabila kita semua mau taat pada hukum.

“Salahsatunya motor penggerak pembangunan ini adalah pajak,
negara yang sehat apabila negara itu dibiayai oleh pajaknya, oleh sebab itu ini harus menjadi kesadaran kita bersama,” ungkap Bupati Suprawoto.

“Sebagaimana kita bersama berkumpul disini dengan maksud, saling mengingatkan hal tersebut,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, bagi masyarakat yang menemui rokok yang tidak legal, sampaikan kepada aparat dan bagi yang merokok, belilah yang legal.

“Karena pencegahan rokok ilegal, dapat membantu menjalankan pembangunan negara,” pungkas Suprawoto.

Sementara itu  Iptu DEdy Norrawan Resqi Aji  Kepala Unit II Satreskrim Polres Magetan  memaparkan peran kepolisian dalam peran kepolisian dalam mengawal pelaksanaan cukai rokok. Ia mengatakan bila persoalan cukai rokok merupakan ranah kepabean dan  cukai.

“Persoalan pelanggaran cukai sebenarnya merupakan kewenangan dari pihak kepabean dan cukai. namun ada hal-hal yang disebutkan dalam peraturan perundangan, pihak kepolisian bisa melakukan penanganan” kata Dedy.

Di sisi lain, Gebriel Kasi Datun  Kejaksaan Negeri Magetan berharap, sosialisasi yang dilakukan kali ini, bisa disalurkan kepada warga sekitar.  Sehingga masyarakat dapat menghindari hal-hal yang berkaitan dengan hukum berkenaan dengan peredaran rokok ilegal. (ik)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button