Peristiwa

Operasi Yustisi, Dua Rumah Makan di Kota Madiun Ditutup Sementara

Foto : kominfo

Kota Madiun, Pewarta – Sejumlah pelanggar PPKM Darurat dilakukan Satgas Covid-19 Kota Madiun. Setidaknya ada dua rumah makan yang terpaksa dilakukn penutupan  sementara hingga tiga hari ke depan. Hal tersebut lantaran ditemukan pelanggaran Instruksi Wali Kota (Inwal) nomor 15/2021 terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Pendekar.

Temuan pelanggaran itu mengemuka setelah tim Satgas Covid-19 kembali melakukan gelaran operasi yustisi, Selasa (6/7/2021). Petugas menemukan adanya aktivitas makan di tempat yang sementara tidak diperbolehkan selama PPKM Darurat tersebut. Rapid antigen juga dilakukan. Hasilnya, satu orang didapati hasil positif.

‘’Terpaksa kita tutup sementara sampai 9 Juli mendatang karena ada aktivitas dine in,’’ kata Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri yang turut dalam kegiatan.

Padahal, aktivitas jual-beli hanya diperbolehkan pesan bawa pulang atau take away. Hal itu dilakukan untuk mengurangi kerumunan. Rumah makan yang kedapatan melanggar langsung dilakukan penutupan. Inda Raya berharap masyarakat semakin mematuhi aturan yang berlaku. Hal itu penting mengingat penularan Covid-19 masih terus terjadi.

‘’Kita terus berusaha menertibkan baik itu siang maupun malam. Kita berikan pemahaman dan juga sanksi bagi pelanggar sekaligus sebagai efek jera,’’ pungkasnya (Ik)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button