ADVETORIALPEMERINTAHANSerba - serbi

Musrenbang RKPD 2023, Pemkab Madiun Targetkan Lima Program Prioritas

Bupati Madiun Ahmad Dawami saat memberi sambutan pada Musrenbang RKPD 2023 di Pendopo Muda Graha, Kamis (10/3/2022)

MADIUN, Pewarta –  Pembangunan di daerah harus seiring sejalan dengan rencana pembangungan di tingkat provinsi dan nasional. Maka dari itu, sebagai upaya mematangkan perencanaan pembangunan tahun anggaran 2023, untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun melalui  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan ( Musrenbang) terkait rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD ) Kabupaten Madiun Tahun 2023 dengan mengambil tema “ Penguatan Daya Saing Daerah “ di Pendopo Muda Graha, Kamis (10/3/2022)

Musrenbang tersebut  digelar secara hybrid, yaitu dengan offline secara tatap muka dan online secara virtual melalui Zoom Meeting  dan dihadiri Bupati Madiun H. Ahmad Dawami, Wakil Bupati Madiun H. Hari Wuyanto, Forkopimda, Asisten Sekdaprov Jawa Timur,  OPD, Ketua TP PKK , Camat se Kabupaten Madiun

Sebelumnya, pemkab  madiun juga telah menggelar forum konsultasi publik terkait rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang digelar pada 2 Februari 2022 kemudian dilanjutkan Musrenbang di tingkat Kecamatan pada 3- 9 Februari 2022.

Kepala Bappeda Kabupaten Madiun, Kurnia Aminulloh saat meberikan sambutan

Kepala Bappeda Kabupaten Madiun, Kurnia Aminulloh mengatakan Musrenbang RKPD 2023 ini digelar untuk mendapatkan masukan saran sekaligus pandangan dari berbagai unsur maupun stakeholder dalam rangka penyempurnaan rancangan rencana kerja pembangunan daerah Kabupaten Madiun tahun 2023, sekaligus sebagai wadah silaturahmi, komunikasi dan sinergi bagi seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Madiun dalam menyatukan langkah demi pencapaian visi dan misi Kabupaten Madiun.

” Musrenbang RKPD 2023 ini juga untuk mewujudkan sinkronisasi antara usulan hasil Musrenbang RKPD tingkat kecamatan dengan Rencana Kerja Perangkat Daerah, dan sebagai bentuk komitmen terhadap penyusunan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2023,” kata  Kurnia Aminulloh.

“Seiring dengan visi misi Bupati Madiun di tahun 2018 – 2023 dengan lima prioritas utama yang akan kita selesaikan, yakni  Percepatan pembangunan infrastruktur kawasan strategis,  Pengembangan produk – produk olahan hasil pertanian, perikanan dan pengembangan pariwisata berkelanjutan, Kesiapsiagaan bencana, Penguatan kelembagaan ekonomi dan Pengembangan pasar,” terang Kurnia

Lebih lanjut Kurnia menjelaskan ,  sesuai dengan isu dan skala prioritas yang telah diputuskan baik sesuai dengan RPJM maupun dengan yang tertuang di RKPD 2023, pihaknya tetap memperhatikan beberapa regulasi dan aspirasi yang berkembang baik terkait dengan eskalasi pandemi covid – 19 maupun adanya regulasi Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang kebijakan keuangan yang ada di Pemerintah Daerah.” tukasnya

Sementara itu, Bupati Madiun, Ahmad Dawami dalam arahannya mengajak semua pihak agar optimis di 2023 dan dapat mengejar target yang sudah ditetapkan. “Saya berpesan, apa yang kita rencanakan ini tidak sekadar wacana namun betul-betul perencanaan yang menjadi solusi untuk menjawab kesulitan masyarakat. Bagaimana pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat,” Bupati Madiun H. Ahmad Dawami

Bupati menyatakan, ada beberapa prioritas yang harus dikerjakan baik nasional maupun daerah yaitu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia, menurunkan angka kemiskinan, pengangguran dan stunting.

Untuk Stunting, menurutnya, Presiden menargetkan secara nasional di 2024 prevelensi stunting sebesar 14 persen, sedangkan saat ini posisi Kabupaten Madiun sebesar 15,98 persen. Sedangkan terkait angka kemiskinan berdasarkan rilis di akhir 2021 di Kabupaten Madiun sudah tidak ada lagi yang namanya desa tertinggal. Adanya desa berkembang sebanyak 46 desa, desa maju ada 133 desa dan desa mandiri ada 19 desa.

” Di tahun 2022 ini kita akan naikan, bagaimana desa berkembang, ini semuanya bisa maju dan ini juga yang menjadi optimisme kita dan menjadi bagian perencanaan yang berkelanjutan di 2022 hingga 2023,” pungkasnya (Adv/ik)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!