Serba - serbi

MENGEMBANGKAN INOVASI WISATA PUNDEN LO SARI DAN UMKM, MAHASISWA KKN UNS MENGADAKAN SOSIALISASI PENGUATAN POKDARWIS DAN SINERGITAS DENGAN PENGEMBANGAN UMKM DI KELURAHAN MAOSPATI

Magetan, 18 Februari 2022 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)  kelompok 136 Universitas Sebelas Maret Surakarta mengadakan sosialisasi yang ditujukan untuk masyarakat kelurahan Maospati. Sosialisasi yang dilaksanakan di aula kelurahan Maospati ini bertujuan untuk mengembangkan desa wisata, memperkuat pokdarwis dan meningkatkan inovasi UMKM yang ada di kelurahan Maospati.

“Diharapkan dengan diadakannya sosialisasi ini dapat memberikan inovasi kepada lembaga pokdarwis selaku pengurus Punden Lo Sari supaya kedepannya Punden Lo Sari dapat dikenal oleh masyarakat umum dan juga kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan inovasi UMKM yang ada di Kelurahan Maospati” kata ketua KKN kelompok 136, Setyo Tri Krisbiantono.

Sosialisasi dibuka dengan sambutan dari Bapak Sarbini selaku lurah Maospati. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi sosialisasi yang diberikan oleh Bapak Kunto Adi yang merupakan dosen Fakultas Pertanian UNS sekaligus Kepala Program Studi D-III Agribisnis Fakultas Pertanian. Beliau yang juga merupakan ketua BDS (Business Development Services) memberikan materi mengenai upaya pengembangan Punden Lo Sari yang ada di Kelurahan Maospati sebagai destinasi wisata dan diharapkan dapat meningkatkan pemasaran UMKM yang ada di Kelurahan Maospati.

Kegiatan sosialisasi ini disambut dengan antusias oleh masyarakat. Hal ini terbukti dengan aktifnya interaksi antara audience  dan pemateri. Sebagian besar masyarakat mengajukan pertanyaan mengenai upaya peningkatan potensi yang ada di kelurahan Maospati sehingga dapat menarik khalayak umum untuk datang ke keluarahan Maospati.

“Kalau kita menangkap apa yang kita adakan sore hari ini, dengan adanya kegiatan sosialisasi ini sepertinya dari pokdarwis dibantu dengan RT dan RW sangat menginginkan pengembangan desa wisata, harapan kami dengan adanya kerjasama dengan KKN adanya perubahan dan dapat dimanfaatkan khusus terkait dengan wisata Punden Lo Sari diiringi dengan pengembangan UMKM terkhusus di bidang kuliner dan kedepannya kelurahan Maospati memiliki ikonnya sendiri.” Ucap Bapak Sarbini, lurah Maospati.

Bapak Kunto Adi mengatakan, “Sekilas peserta memiliki antusias yang bagus padahal dari informasi yang saya terima masyrakat kurang antusias, mereka butuh perubahan, tugas berat selanjutnya dilanjutkan UNS. Kami berharap akan survei kembali dengan data potensi dari mahasiswa KKN dan kami juga harap pak lurah mendukung.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!