PEMERINTAHANPeristiwa

Melalui Vaksinasi Serentak, Magetan Bentuk Herd Immunity

MAGETAN, Pewarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan  terus melakukan upaya percepatan Herd Imunity dengan vaksinasi secara masif. Kali ini, vaksinasi dilakukan secara serentak diberbagai tempat

Vaksinasi Covid-19 sangat penting dilakukan, sebagai bentuk lain, selain menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Dengan vaksinasi kita dapat mencegah penularan Covid-19 ke diri kita maupun orang lain.

Untuk memastikan kegiatan vaksinasi berjalan lancar Pemkab Magetan bersama Kakesdam V Brawijaya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Kesehatan Magetan tinjau vaksinasi serentak di beberapa tempat di Magetan, Minggu (12/9/2021).

Peninjauan pertama di Kelurahan Tawanganom Kecamatan Magetan sebanyak 600 vaksin Sinovac. Peninjauan selanjutnya di Kecamatan Sukomoro sebanyak 600 vaksin, kegiatan vaksinasi kali ini kebanyakan ditujukan untuk lansia usia diatas 50 tahun

Kakesdam V/Brawijaya Kolonel Ckm dr. Yanuar Fitriadi yang hadir pada peninjauan vaksinasi Serentak menyampaikan evaluasi hasil dari rakor dengan Gubernur dan Kapolda Jatim pada waktu Magetan masih berada pada level 4 PPKM.

 “Hasil evaluasi kemarin, jika Magetan masih di level 4 aktivitas masyarakat termasuk perekonomian akan berhenti. Padahal Magetan sentra pariwisata andalan di Jatim. Salah satu indikator yang membuat Magetan level 4 adalah 20% penduduk nya adalah lansia, jika terkena Covid-19 resiko kematian tinggi” Jelasnya

Oleh karena itu akan dicanangkan gerakan vaksinasi prioritas lansia, namun tidak menutup kemungkinan untuk masyarakat umum.

” Masyarakat betul-betul merindukan vaksinasi, kami akan laporkan bahwa Magetan perlu lebih banyak serbuan vaksinasi untuk masyarakat Magetan. Jika bisa masuk level 2/1 akan lebih membuka kesempatan untuk aktivitas pendidikan, pariwisata dan lainnya. Kami akan dukung apa yang sudah diberikan dengan sangat luar biasa” lanjutnya.

Kakesdam berharap diperlukan support semua pihak, jangan sampai upaya yang sudah sedemikian rupa ini menurunkan semangat para nakes sebagai garda terdepan untuk melindungi masyarakat. Adapun jumlah vaksin sebanyak 20.000 dosis dari Dinkes Provinsi dan Kodam V Brawijaya. Khusus pondok pesantren akan disupport 6000 dosis melalui Kodim 0804/Magetan. Diharapkan tidak sampai Desember Magetan sudah mencapai target 70% dari jumlah penduduk.

 Sementara itu, Bupati Magetan Suprawoto mengatakan antusiasme masyarakat harus dimaknai positif. Pelaksanaan vaksinasi sudah dbagi sedemikian rupa , kuota dan jam pelaksanaan, dengan pembagian di Gor Ki Mageti dan 22 puskesmas

“ Kita harus memaknai antusias warga yang mengikuti vaksinasi dengan positif  dan menghargai perjuangan nakes yang telah melayani masyarakat “ tukasnya (ik)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button