PEMERINTAHANSerba - serbiSERBA-SERBI

Mantapkan Penanganan Stunting, TPPS Kabupaten Madiun Gelar Rakor Dengan Kades

MADIUN, Pewartatv – Dalam rangka memantapkan penanganan stunting, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Madiun mengadakan rapat koordinasi dengan Kepala Desa/Kelurahan se Kabupaten Madiun di Pendopo Muda Graha, Rabu (7/9/2022).

Saat ini prevelansi stunting di Kabupaten Madiun berada pada angka 14,76%. Artinya, terdapat penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun sudah mendekati angka 14% yang menjadi target nasional pada 2024. Untuk mencapai terget itu, perlu keterlibatan semua pihak termasuk Kepala Desa/Kelurahan untuk mengkoordinasikan wilayah masing masing. Pemkab Madiun akan memberikan data terkait wilayah mana yang butuh diintervensi, dicegah, dan ditangani.

Bupati Madiun H. Ahmad Dawami menjelaskan, bahwa Dana Desa (DD) itu termasuk didalamnya ada untuk intervensi stunting. Besaran anggaran disesuaikan dengan potensi risiko stunting yang ada di masing-masing desa yang harus ditangani dan potensi risiko yang harus dicegah. Penggunaanya bisa bermacam-macam, mulai dari kesiapan remaja putri dengan rahimnya yang kuat. “Sehingga remaja putri tahu kebutuhannya ketika dewasa dan hamil ”, pungkasnya.

Sekda Kabupaten Madiun Tontro Pahlawanto menjelaskan, bahwa stunting bukan tanggungjawab pemerintah daerah saja, tetapi tanggungjawab bersama secara nasional. Jadi semua bergerak mulai pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/Kota dan desa/klurahan. Ujung tombak penanganan stunting ada di desa sehingga kelembagaan atau struktur organisasai Tim Percepatan Penurunan Stunting akan lakukan pengutan dan alokasi anggaran dana desa untuk menunjang penurunan stunting itu akan difasilitasi dengan desk pengarahan penggunaan dana desa.

Selanjutnya TPPS Kabupaten Madiun yang akan mengintegrasikan intervensi penurunan angka stunting berdasarkan kondisi keluarga stunting. Hal tersebut bisa dilakukan melalui integrasi antar Perangkat Daerah dalam rangka untuk mewujudkan penurunan angka stunting. “Dengan adanya intervensi itu kedepannya target 2024 penurunan angka stunting dapat tercapai”, harapnya (ik/hms)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!