Serba - serbi

KKN UNS Adakan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Bersama Ibu Ibu PKK RW Kelurahan Maospati

MAGETAN, Pewarta – Mahasiswa yang tergabung dalam kelompok KKN 135 Kelurahan Maospati Magetan melakukan edukasi mengenai sampah melalui Sosialisasi Pengelolaan Sampah Terpadu. Acara ini Berkolaborasi dengan Program PKK di 5 RW Kelurahan Maospati sejak 7-12 Februari 2022, dengan berupaya melakukan pendekatan terhadap ibu rumah tangga yang banyak bersinggungan langsung dengan sampah dapur. Sosialisasi ini menghadirkan pembicara berkompeten dibidang pemilahan dan pemanfaatan sampah, Juli Kuswanto dari Bank Sampah Sapu Jagat Magetan.

Sosialisasi Pengelolaan Sampah Terpadu tersebut mengenalkan kepada warga jenis-jenis sampah yang ada di masyarakat, yakni organik, anorganik, dan sampah B3. Selain pengenalan mengenai jenis sampah, program ini juga mengajak warga dalam aksi pemilahan sampah dari rumah, sehingga dapat mengurangi volume sampah di TPS3R yang menjadi permasalahan kelurahan ini.

Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan kedepannya warga dapat teredukasi dan menerapkannya di masyarakat, dikarenakan sampah menjadi permasalahan penting yang tengah dihadapi Kelurahan Maospati Magetan. Kurang maksimalnya peran Tempat Pembuangan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS 3R) serta belum tertibnya masyarakat dalam mengelola sampahnya membuat permasalahan ini semakin kompleks. Hal ini mendorong Kelompok 135 KKN UNS Kelurahan Maospati merumuskan program kerja Sosialisasi Pengelolaan Sampah Terpadu.

“Maospati sangat luar biasa untuk volume sampahnya, bahkan dalam sehari sampah di Maospati bisa mencapai satu ton. Jadi dalam satu bulan, akumulasi sampah menumpuk hingga hampir 30 ton di TPA. Maka diperlukan adanya pengelolaan sampah dan pengurusan terhadap permasalahan ini” ungkap Sarbini, Kepala Kelurahan Maospati dalam sambutannya pada Sosialisasi Pengelolaan Sampah di RW 1 (7/2).

“Program Kerja Sosialisasi Pengelolahan Sampah ini kami lakukan sebagai upaya dalam memecahkan  permasalahan sampah dari sektor terkecil yakni rumah tangga. Sehingga diharapkan pengelolaan sampah ini dapat dilaksanakan oleh masing-masing rumah.” Ungkap ketua kelompok 135, Syaiful Arga Nugroho (12/2).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button