PERISTIWAPeristiwaa

Ini Sanksi Bagi ASN yang Nekat Melanggar Aturan Mudik 2021

Ngawi, Pewarta -Pemerintah telah menetapkan peniadaan mudik dari 6 – 17 Mei 2021 guna mengantisipasi penyebaran covid 19, hal ini berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), yang mana bila ini dilanggar sederet sanksi telah menantinya.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan bahwa, sebagaimana surat edaran MenPan RB nomor 08 tahun 2021 tentang pembatasan kegiatan bepergian keluar daerah dan/atau mudik dan/atau cuti bagi pegawai ASN dalam masa pandemi covid 19, akan dikenakan sanksi. 

“ASN harus bisa memberikan contoh dan panutan bagi masyarakat, maka bila melanggar aturan yang telah ditentukan, maka akan ada sanksi disiplin,” kata bupati Ngawi usai melakukan safari Ramadhan 1442 di Desa Beran, Kecamatan Ngawi,

Bupati menambahkan mulai sanksi ringan dalam bentuk teguran lisan, tertulis dan pernyataan tidak puas secara tertulis. 

Dalam PP tersebut juga dibahas sanksi sedang yaitu penundaan kenaikan gaji dan kenaikan pangkat selama satu tahun serta sanksi berat yaitu penurunan pangkat selama tiga tahun. 

Sementara sampai dengan saat belum ada ASN di Ngawi yang mengajukan ijin untuk mudik keluar kota dan ASN di Ngawi sepakat mendukung program Pemerintah untuk menekan penyebaran covid 19 dengan tetap merayakan lebaran di Ngawi. 

“Dengan aturan pelarangan mudik tersebut, diharapkan penyebaran covid 19 dapat ditekan, sehingga mengubah status Ngawi menjadi hijau segera terwujud,” pungkasnya. (st)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!