Peristiwa

Hari Jadi Ke-103, Wali Kota Madiun Ziarahi Makam Tokoh Pendahulu

Kota Madiun, Pewarta – Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-103 Kota Madiun. Wali kota beserta jajaran berziarah ke makam para tokoh terdahulu itu, Kamis (17/6).

Setidaknya terdapat dua makam yang diziarahi. Pertama di Makam Kuncen. Di makam tersebut terdapat situs petilasan Ki Ageng Panembahan Brubuk Ronggo Djoemeno, Bupati Madiun 1568-1586. Sang bupati meninggal karena tipu daya Kerajaan Mataram. Pemerintahan diteruskan Raden Ayu Retno Doemilah yang tak lain putrinya. Disamping itu, empat tokoh besar lain juga bersemayam dimakam Kuncen. Yakni, Raden Mas Bagoes Petak sebagai Mangkunegoro I di Madiun. Tokoh ini menjabat Bupati Madiun 1601-1615. Kedua, Pangeran Adipati Kenitren Martoloyo sebagai Mangkunegoro II yang menjabat Bupati Madiun 1615-1645. Ketiga, Kyai Irodikromo atau pangeran Adipati Balitar sebagai Mangkunegoro III dan menjabat Bupati Madiun 1645-1677. Terakhir, Pangeran Tumenggung Balitar Tumapel sebagai Mangkunegoro IV dan menjabat Bupati Madiun 1677-1703.

Wali kota juga berziarah ke Makam Taman. Di makam tersebut juga bersemayam tokoh penting. Seperti, Raden Ronggo Prawirodirjo I atau Raden Ronggo Prawiro Sentiko yang menjadi bupati brang wetan Gunung Lawu (1755-1784), Raden Ronggo Prawirodirjo II yang menjabat Bupati Madiun (1784-1797). Raden Ronggo Prawirodirjo II merupakan kakek dari Raden Ronggo Prawirodiningrat dan Raden Bagoes Sentot Prawirodirdjo panglima perang Pangeran Diponegoro.

‘’Pendiri Madiun harus dikenang. Hari ini kami ada berziarah untuk mengenang jasa beliau-beliau tokoh terdahulu sekaligus mendoakannya,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi usai ziarah di makam Taman.

‘’Perjuangan beliau ini harus menjadi pedoman kita ke depan. Kota ini sudah 103 tahun. Tetapi tanpa perjuangan para pendahulu, kota ini mungkin juga tidak bisa seperti sekarang,’’ jelasnya.

‘’Ziarah tentu saja tidak hanya untuk mengenang jasa beliau-beliau ini. Tetapi banyak pelajaran yang dapat dipetik dari apa yang telah beliau-beliau ini perbuat demi kemaslahatan masyarakat. Ini penting sebagai suri teladan,’’ terangnya.

Wali kota menambahkan, Makam Kuncen dan Taman sudah banyak bersolek . Keduanya sudah dilengkapi dengan Lapak UMKM. Ke depan, wali kota memang berencana menjadikan keduanya sebagai bagian dari wisata religi Kota Madiun.

‘’Semua terus kita persiapkan ke sana (wisata). Saat ini sudah lebih baik tetapi masih ada kekurangan dan terus kita lengkapi fasilitasnya,’’ pungkasnya.(Ik)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!