Peristiwa

Hadirkan Cak Nun, Pemkot Madiun Sosialisasi Ketentuan Cukai

Wali Kota Madiun ( baju batik)

Kota Madiun, Pewarta  – Pemerintah Kota (Madiun) melalui Dinas Komunikasi dan informatika menggelar sosialisasi tentang Cukai  yang dikemas dalam sinau bareng Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun dan Kiai Kanjeng, Kamis (26/8/2021)

Kegiatan dibuka Wali Kota Madiun Maidi dan langsung dilanjutkan materi sosialisasi dari Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Madiun Iwan Hermawan. Kegiatan juga melibatkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang mengikuti secara zoom meeting untuk kemudian disebarluaskan kepada masyarakat.

Sinau Bareng yang diisi Cak Nun dan moderator pakar komunikasi Unari Suko Widodo tersebut tersaji menarik dengan diselingi sejumlah lagu religi khas Kiai Kanjeng

Kegiatan dengan menghadirkan Cak Nun tersebut terpaksa dilakukan secara terbatas dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Seluruh panitia yang terlibat dilakukan rapid antigen terlebih dahulu. Selain itu, juga melalui pemeriksaan suhu, cuci tangan, memakai masker, dan jaga jarak. Pun, tidak ada masyarakat maupun KIM yang dihadirkan secara langsung.

 ‘’Kalau tidak Covid-19, kegiatan kita kemas yang lebih meriah karena masyarakat tentunya juga ingin melihat secara langsung Cak Nun dan Kiai Kanjeng,’’ jelasnya.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Madiun Iwan Hermawan menyebut cukai merupakan pemasukan negara terbesar kedua setelah pajak. Capaian pendapatan cukai mencapai Rp 176,31 triliun pada 2020 lalu. Itu tak terlepas dari upaya bersama menekan pelanggaran yang dapat mengurangi pemasukan cukai. Salah satunya, pemberantasan cukai palsu, cukai bodong, dan lain sebagai.

‘’Tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak yang melakukan pemalsuan pita cukai untuk meraup keuntungan. Karenanya, masyarakat perlu untuk terus dipahamkan terkait apa itu cukai dan cara pencegahannya,’’ jelasnya.

Karenanya materi terkait pendeteksian pita cukai palsu hingga aturan pidana bagi yang melanggar juga mengemuka. Harapannya, masyarakat selalu waspada dan turut berpartisipasi aktif dalam pencegahan penyalahgunaan cukai.(ik)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!