Gandeng FTN Pemkot Madiun Bangun Fiber Optik  Bawah Tanah

0
17

PewartaTV, Kota Madiun – Pemkot Madiun melakukan penandatangan perjanjian kerja sama sarana jaringan utilitas terpadu (Fiber Optik)  dengan  PT Fiber Teknologi Nusantara (FTN) di ruang Government Chief Information Officer (GCIO) Kota Madiun, Selasa (9/7/2024).

Penandatangan kerja sama tersebut dilakukan oleh Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto bersama Direktur Utama PT FTN Widyawati Farah Imelda dan disaksikan langsung oleh Komisaris Utama PT FTN

Kerja sama tersebut bentuk komitmen untuk membangun dan menata  infrastruktur modern yang rapi, indah dan aman, menuju Kota Madiun Smart City.

Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto mengatakan, proyek penanaman kabel bawah tanah sistem ducting yang dilakukan PT FTN ini sebagai salah satu upaya untuk memajukan Kota Madiun. Ini merupakan proyek investasi yang masuk ke Kota Madiun untuk membangun jaringan atau fiber optik di wilayah Kota Madiun.

“Dengan adanya fiber optik yang ditanam di bawah tanah, maka kabel-kabel yang ada di pinggir jalan secara berangsur-angsur bisa dikurangi atau mungkin dihilangkan, sehingga nanti kabel itu bisa satu jalur di fiber optik itu,” kata  

Eddy Supriyanto menjelaskan nilai investasi pembangunan fiber optik tersebut sebesar Rp50 miliar, dan tidak sepeserpun menggunakan dana APBD Kota Madiun.” Jadi nol persen APBD, kami tidak mengeluarkan APBD sama sekali,” jelasnya

Menurutnya selama 10 tahun, dengan harga sewa pertahun sebesar Rp562 juta langsung masuk ke kas negara. Setelah jangka waktu itu habis, selanjutnya akan diserahkan menjadi aset milik Pemkot Madiun.

Sementara itu, Direktur Utama PT FTN Widyawati Farah Imelda menyampaikan, nilai investasi PT FTN sebesar Rp50 miliar tersebut diperuntukan kurang lebih di 43 ruas jalan dengan total 33,2 kilo meter.

Widyawati menargetkan, pembangunan bakal selesai pada akhir tahun 2024 ini. Selanjutnya pihak PT FTN akan mengadakan sosialisasi kepada semua provider yang ada di Kota Madiun untuk ikut membantu program Pemkot Madiun agar semua bisa menggunakan ducting tersebut.

“Lebih cepat lebih baik bagi kami, karena agar program tersebut segera bisa kami terapkan,” ucapnya.

“,Targetnya, untuk memperindah Kota Madiun, dan agar supaya semua kabel yang di atas itu nanti sudah berpindah ke bawah. Artinya memang punya target di 2025, Kota Madiun sudah rapi,” tandasnya. (ik)

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini