Peristiwa

Dinsos Kota Madiun Mulai Lakukan Pendataan Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

Kegiatan pendataan anak yatim piatu korban Covid-19 di Kota Madiun

KOTA MDIUN, Pewarta – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Madiun mulai melakukan pendataan anak yatim, piatu, dan yatim piatu, yang kehilangan orangtua akibat pandemi Covid-19 di Kota Madiun.

Kepala bidang rehabilitasi sosial (Kabid Rehabsos) Dinas Sosial Kota Madiun, Rita Susanti SSos. M. Si, mengatakan, anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu yang kehilangan orangtua akibat pandemi Covid-19 memerlukan penanganan. Hal ini menjadi pekerjaan jangka panjang pemerintah, sehingga diperlukan data yang akurat dan mendasar.

Di Kota Madiun, kata Rita, penanganan terhadap anak yatim, piatu dan yatim piatu selain pendidikan dan pendampingan secara psikologis, bantuan materi juga menjadi salah satu yang dibutuhkan agar anak-anak tersebut semakin bersemangat dalam melangkah dan menatap hari depannya.

“Pendataan dilakukan oleh Pilar rehabilitasi yang juga melibatkan anggota Tagana ini baru sebatas menampung dan mengumpulkan data. Nantinya akan diusulkan apakah  memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh kementerian sosial,” tambah Rita, Sabtu, (25/092021).

Febby Yovanda Violita, Anggota Tagana Kota Madiun yang menjadi salah satu tim pendata mengatakan, anak yang didata berusia 0-18 tahun.

Adapun data yang di perlukan mulai dari nama anak yatim, piatu dan yatim piatu, nama wali asuh, KK, KTP, KIA, serta bukti hasil swab yang menerangkan bahwa orang tua anak tersebut meninggal karena terinfeksi Covid-19.(hen/s/st)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button