Dewan Kesenian Pacitan Bersama Koalisi Seni Indonesia, Pastikan Kawal Pemajuan Kebudayaan Di Kabupaten Pacitan

0
23

PewartaTV, Pacitan – Dewan Kesenian Pacitan, Gelar fokus group discuss (FGD), bersama dengan koalisi seni Indonesia diaula hotel Srikandi Pacitan.
FGD yang bertema peta jalan Kebudayaan Pacitan ini, bertujuan untuk memajukan dan mengembangkan kebudayaan di wilayah kabupaten Pacitan.
Pemajuan kebudayaan merupakan usaha untuk mengembangkan nilai-nilai luhur budaya bangsa, memperkaya keberagaman budaya, memperteguh jati diri bangsa, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan meningkatkan citra bangsa.

Dalam ulasannya, direktur koalisi seni Indonesia, Aristofani menyatakan, negara harus hadir untuk pemajuan kebudayaan. Bentuk hadirnya negara adalah dengan disahkannya UU No.5/2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Baca Juga : Tilep Uang Nasabah Milyaran Rupiah Untuk Judi Slot, Seorang Manager Bank BRI Dijerat Pidana Korupsi

” Terbitnya regulasi tentang Pemajuan Kebudayaan diharapkan kegiatan di bidang kebudayaan dapat lebih masif lagi dilakukan oleh masyarakat umum pelaku seni budaya, para pemangku kepentingan dari pemerintah, dan akademisi.” Kata Aristofani, Rabu (12/06/2024).

Sementara itu, Khoirul Amin, Ketua dewan kesenian Pacitan (DKP), menyampaikan, FGD yang di gelar saat ini dalam rangka menyusun peta jalan atau arah kebudayaan Pacitan untuk bisa lebih dikembangkan.

” Harapannya kita semua bisa memiliki rekomendasi terkait peta jalan kebudayaan Pacitan. Rekomendasi ini nantinya akan dipergunakan untuk menyusun pokok pokok pikiran kebudayaan di Pacitan.” Ungkap Irul (sapaan akrab) ketua dewan kesenian Pacitan.

Dalam FGD yang digelar DKP , diikuti sejumlah kepala desa se-kabupaten Pacitan, kepala PMD, Bapeda Pacitan, pelaku seni , komunitas seni budaya, dan mahasiswa perguruan tinggi.

Selain Aristofani direktur koalisi seni Indonesia, hadir juga sebagai narasumber, prof.Dr. Djoko Saryono, guru besar Universitas Muhamadyah Malang.

Kebudayaan, perlu dimajukan dengan seksama. Mulai dari unsur unsur kebudayaan yang berwujud benda hingga yang tak kasat mata.
Ada sepuluh fokus pemajuan kebudayaan, yang meliputi, adat istiadat, bahasa, manuskrip, olahraga tradisional, pengetahuan tradisional, permainan rakyat, ritus, seni, tekhnologi tradisional, dan tradisi lisan.

Dalam FGD peta jalan kebudayaan Pacitan ini . DKP bersama koalisi seni Indonesia, sepakat untuk serius mengawal pemajuan kebudayaan di kabupaten Pacitan melalui salah satunya advokasi kepada pemerintah untuk lebih konsen mengembangkan kebudayaan dan memperhatikan pelaku seni budaya .

” Ya sebenarnya kebudayaan itu punya kementrian sendiri, sehingga pemerintah bisa lebih leluasa bicara tentang kebudayaan, dan pelakunya juga bisa lebih diperhatikan. Saya sepakat itu.” Ungkap Nur Ichwan, pelaku seni budaya Pacitan. (ton)

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini