ADVETORIALDESADesaSerba - serbi

Desa Kendung Memanfaatkan Dana Desa Untuk Membangun Talud

Ngawi, Pewarta – Desa Kendung Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi Sesuai Undang – Undang Republik Indonesia Nomer 06 tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan pelaksanaannya sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomer 43 tahun 2014 , pembangunan Desa bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana Desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.

Dengan diterimanya Dana Desa ( DD ) dan Alokasi Dana Desa ( ADD ) tersebut Desa Kendung dalam menjalankan pembangunan infrastruktur tentunya tidak lepas peran masyarakat dalam melaksanakan pembangunan dan disesuaikan kebutuhan dana yang ada dalam mekaksanakan pembangunan.

Tembok Penahan Tanah ( TPT )  juga disebut dinding penahan tanah  merupakan komponen struktur bangunan penting utama untuk jalan dan bangunan lingkungan lainnya yang berhubungan tanah yang mempunyai elevasi berbeda. Secara singkat dinding penahan merupakan dinding yang di bangun untuk menahan massa tanah diatas struktur atau bangunan yang di buat. Bangunan dinding penahan pada umumnya terbuat dari , pasangan batu, beton hingga baja. Untuk dapat memperkirakan dan menghitung kestabilan dinding penahan tanah di perlukan penghitungan kearah samping (lateral). Karena massa tanah berupa butiran, maka saat menerima tenggangan normal baik akibat beban yang di terima tanah maupun akibat berat kolom tanah diatas kedalaman atau juga tanah yang kita tinjau,akan menyebabkan tekanan tanah tegak lurus atau kesamping.

Hal ini diungkapkan Kepala Desa Kendung, Kecamatan Kwadungan,Ngawi, Sumadi “kita harus mencermati peraturan menteri Desa nomor 5 tahun 2015 tentang penepatan prioritas penggunaan Dana Desa (DD) dan kami menggandeng tim pelaksana yang kami tunjuk sesuai dengan musyawarah desa.

Prioritas penggunaan dana desa di bidang infrastruktur terus dimanfaatkan untuk pembangunan desa, salah satunya melalui pembangunan talud Penahan Tanah (TPT).

Kades Sumadi  menambahkan, bersama sama dengan masyarakatnya pembangunan talud sepanjang 132 meter di dusun Kendung II dengan menggunakan Dana Desa sebesar Rp.160.194.755,-  menjadi salah satu program penggunaan dana desa. Lebih lanjut Sumadi menjelaskan, penggunaan dana desa untuk membangun talud itu sesuai dengan hasil musyawarah masyarakat desa (musdes). (Adv/az)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button