PEMERINTAHANSerba - serbi

Bupati Madiun Lantik 91 Pejabat Fungsional dan Kepala Sekolah

Prosesi Pelantikan Pejabat Fungsional dan Penyerahan Surat Keputusan Bupati Madiun di Pendopo Ronggo Djumeno. Selasa (29/3/2022)

MADIUN, Pewarta – Gerbong rotasi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten ( Pemkab)  Madiun kembali bergulir. Bupati Madiun H. Ahmad Dawami melantik 91 Pejabat Fungsional dan menyerahan 93  Surat Keputusan Bupati Madiun tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah tahun 2022  yang berlangsung  di Pendopo Ronggo Djumeno. Selasa (29/3/2022)

Pelantikan tersebut dihadiri  Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Administrasi Umum,  Inspektur Kabupaten Madiun, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun.

Bupati Madiun Ahmad Dawami mengatakan dengan adanya jabatan yang baru mampu memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan di Kabupaten Madiun. Tugas pokok fungsi (Tupoksi) yang ada harus dioptimalkan setiap pejabat.

“Segera bangkitkan kekompakan di unit tempat kerja masing-masing dan segera jalin komunikasi,” kata Bupati.

Berkembangnya teknologi yang begitu pesat saat ini telah melahirkan disrupsi. Sebuah masa yang menunjukkan perubahan fundamental pada tatanan hidup manusia. Masa ini ditandai dengan adanya digitalisasi yang menyasar ke seluruh aspek kehidupan manusia.

“ Perubahannya yang begitu cepat, dan luas mulai dari dunia industri, bisnis, transportasi, sosial masyarakat, hingga pendidikan. Masa ini telah menuntut kita untuk beradaptasi menyesuaikan zaman atau punah karenanya.” Jelasnya

Salah satu aspek kehidupan manusia, lanjut Bupati, yang terkena dampak adalah Pendidikan, di mana disrupsi menstimulus terjadinya digitalisasi dalam sistem pendidikan. Kegiatan belajar-mengajar kovensional akan mengalami evolusi dengan pola pembelajaran digital yang memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih kreatif dan variatif.

Bupati juga menginginkan agar kepala sekolah yang baru tidak hanya konsen di internal sekolah masing-masing. Namun lebih dari itu, para pendidik harus melihat kondisi anak-anak yang belum mendapatkan hak untuk belajar. “Berikan yang terbaik,dan inilah (para ASN yang dilantik) yang terbaik,” pungkasnya (ik)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!