Daerah

Buka Raka Raki Jatim 2021, Gubernur Ajak Finalis Bangkitkan Wisata dan Ekonomi Kreatif

Foto : Kominfo Jatim

Jatim, Pewarta – Gubernur Khofifah membuka acara grand final pemilihan duta raka-raki Jatim 2021. Pembukaan juga dibarengi dengan peluncuran kalender wisata 2022 serta inovasi layanan informasi kepariwisataan berbasis digital, yang berlangsun di Hotel Shangrila, Selasa, (26/10/2021) malam.

Sebanyak 34 kabupaten dan kota di Jatim, mengirimkan wakilnya mengikuti pemilihan duta raka-raki. Namun, di tahun 2021 ada empat kab/kota yang tidak mengikuti acara tersebut, yakni Kab. Lumajang, Kota Probolinggo, Kab. Ngawi dan Kab. Bondowoso.

Dari 34 peserta Raka-Raki, babak pertama terpilih 10 besar finalis Raka-Raki Jatim 2021. Kemudian terpilih 5 besar Raka-Riki, meliputi Kab. Malang, Kab. Ponorogo, Kab. Pasuruan, Kota Malang, Kab. Jember. Sedangkan 5 besar Raki Jatim 2021, meliputi Kota Surabaya, Kab. Malang, Kab. Sumenep, Kota Malang dan Kab. Banyuwangi.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak 34 finalis duta Raka-Raki Jatim 2021, membangkitkan sektor wisata dan ekonomi kreatif serta menjadi duta edukasi untuk penerapan protokol kesehatan (prokes) yang baik di setiap lini. Dengan demikian, sektor pariwisata kembali dibuka sehingga roda perekonomian mengalami peningkatan tetapi protokol kesehatan terjaga dengan baik.

“Saya berharap seluruh industri wisata dan ekonomi kreatif di Jatim termasuk yang berjejaring dengan industri kreatif, tetap semangat membangun sinergitas di Jatim sehingga tetap dalam proses untuk memberseiringkan optimisme di tengah upaya pengendalian Covid-19,” tuturnya saat membuka acara grand final pemilihan duta wisata Raka-Raki Jatim 2021

Menurut Gubernur Khofifah, terselenggaranya grand final pemilihan duta wisata Raka-Raki Jatim 2021 karena adanya pengendalian terukur dari seluruh dimensi utamanya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. “Harus ada optimisme yang kita bangun bersama, berseiring kekuatan dan sinergitas untuk mengendalikan Covid-19 di Jatim. Oleh karena itu, gas dan rem harus ada dalam kendali kita masing-masing,” tegasnya.

Meski saat ini situasi Covid-19 di Jatim terus melandai, Gubernur Khofifah menuturkan pentingnya penggunaan aplikasi peduli lindungi di seluruh sektor industri pariwisata. “Mudah-mudahan sudah terpenuhi kebutuhannya sehingga sektor wisata di Jatim mulai menggeliat dan ekonomi bisa merangkak naik,” jelasnya.

“Terima kasih sinergitas, dukungan dan semangat atas terselenggaranya grand final raka-raki Jatim 2021 dari masing-masing kab/kota Jatim,” tambah Gubernur

Khofifah juga meminta agar duta raka-raki Jatim 2021 turut mempromosikan destinasi wisata di Jatim melalui berbagai kanal digital. “Zaman sudah modern, saatnya memanfaatkan digitalisasi untuk mempermudah masyarakat di seluruh dunia mengetahui varian  wisata di Jatim. Saya yakin, mereka semua pasti bisa,” tandasnya.

Sumber : kominfo Jatim

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button