Serba - serbi

Bakesbangpol Magetan Gelar Rakor Penanganan Konflik Sosial

Rapat Koordinasi  (Rakor) pencegahan konflik sosial  dilingkungan Pemerintah Kabupaten Magetan di Ruang Ki Mageti, Senin (4/4/2022)

MAGETAN, Pewarta – Demi terwujudnya situasi kondusif di masyarakat. Badan Kesatuan Bangsa  dan Politik (Bakesbangpol) Magetan menggelar Rapat Koordinasi  (Rakor) pencegahan konflik sosial  dilingkungan Pemerintah Kabupaten Magetan di Ruang Ki Mageti, Senin (4/4/2022)

Rakor tersebut dihadiri oleh Kepala Bakesbangpol Magetan, Korwil BIN, Kasi Intel Kajari Magetan, Dansub PM Magetan, Kaur BIN Ops Intelkam Polres Magetan, Kabid Kewaspadaan Dini Kesbangpol Magetan, Camat se-Kabupaten Magetan, OPD terkait serta anggota Tim Penanganan Konflik Magetan dan sebagai Narasumber Kabid KB Dinas Kependudukan Magetan, Pasi Intel Kodim 0804/Magetan serta Kaur BIN Ops Intelkam Polres Magetan.

Rakor tersebut dilaksanakan  sebagai bentuk kepedulian terhadap dinamika sosial sangat diperlukan untuk penanganan dan pencegahan konflik sosial di lingkungan Kabupaten Magetan demi terwujudnya situasi kondusif di masyarakat.

Bupati Magetan melalui Kepala Bakesbangpol Magetan Drs. Chanif Tri Wahyudi  M.Si, selaku penanggung jawab kegiatan mengungkapkan bahwa demi terwujudnya kondusifitas daerah, maka perlu adanya harmonisasi kehidupan di Masyarakat.

“Negara harus hadir untuk melindungi warga negaranya sehingga mampu menciptakan kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang aman, tenteram dan sejahtera,” ungkap Chanif

Chanif menjelaskan, rapat kali ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi, kerja sama dan sinergitas dalam penanganan konflk sosial secara terpadu sesuai tugas, fungsi dan wewenang masing-masing Instansi/Lembaga/OPD serta memetakan potensi konflik sosial dan kerawanan sosial/gangguan.

Hal ini agar terjadi efektifitas koordinasi, dan tersambungnya komunikasi dan sinergi dalam penguatan jaringan informasi antar Instansi/Lembaga/OPD. Selain itu juga untuk pengumpulan data dan informasi, melakukan identifikasi serta deteksi dini dan pencegahan dini potensi terjadinya konflik sosial, memetakan potensi konflik, kerawanan sosial dan gangguan Kamtibmas, serta strategi menciptakan situasi kondusif, aman dan nyaman

Penanganan potensi konflik sosial di daerah memerlukan penanganan yang komprehensif dan strategis agar tidak menjadi konflik yang lebih besar, hingga mengganggu stabilitas keamanan di masyarakat.

Menurutnya, terdapat hal penting yang perlu terus ditingkatkan dalam upaya pencegahan dan penanganan konflik sosial di daerah. Antara lain, optimalisasi kearifan lokal, karena mengingat peta sosial budaya penduduk di Magetan yang bernekaragam, sehingga konflik yang terjadi di masyarakat tidak dapat diselesaikan dengan cara yang sama . Diperlukan berkolaborasi dengan kearifan lokal yang ada.

“Dalam meningkatkan sinergitas antar lembaga/instansi/OPD guna mencegah dan menangani konflik sosial, diharapkan OPD dan juga forum masyarakat perlu untuk mengupgrade potensi konflik yang ada di Magetan,” katanya.

“Semoga sinergitas dan kolaborasi ini dapat terus kita jaga dan tingkatkan untuk dapat mewujudkan kondusifitas di wilayah Jatim,” imbuhnya. (sat)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button