Produksi Padi Jateng Capai 6,69 Juta Ton, Ahmad Luthfi Optimistis Target 2026 Tercapai
PEMALANG – Produksi padi Jawa Tengah mencapai 6,69 juta ton pada Januari-Agustus 2026. Capaian tersebut setara sekitar 63 persen dari target tahunan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi optimistis target produksi 10,5 juta ton dapat terpenuhi. Optimisme itu disampaikan saat menghadiri panen raya padi di Pemalang, Kamis (3/9/2026). Menurutnya, panen masih berlangsung di berbagai kabupaten.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong percepatan tanam untuk mengejar target tersebut. Dukungan diberikan melalui penyediaan benih, sarana produksi, irigasi, dan pemanfaatan teknologi pertanian. Pemerintah juga mengantisipasi dampak musim kemarau terhadap produktivitas petani.
Jawa Tengah memiliki peran penting sebagai salah satu penyangga pangan nasional. Pada 2025, produksi padi Jateng mencapai sekitar 9,39 juta ton gabah kering giling. Jumlah tersebut meningkat sekitar 493.684 ton dibandingkan produksi tahun sebelumnya.
Untuk 2026, Pemprov Jateng menetapkan target produksi sebesar 10.559.679 ton GKG. Sebelumnya, produksi Januari-Juli diproyeksikan mencapai 6,74 juta ton. Data terbaru hingga Agustus menunjukkan produksi telah mencapai 6,69 juta ton.
Luthfi menilai capaian tersebut masih membuka peluang besar untuk memenuhi target hingga akhir tahun. Pemerintah akan menjaga produktivitas melalui percepatan tanam dan penguatan dukungan kepada petani. Langkah itu diharapkan menjaga Jawa Tengah tetap menjadi penopang ketahanan pangan nasional.





