August 20, 2026 Stories worth reading. Perspectives worth sharing.
BREAKING
Kuwait Kembali Jadi Sasaran Konflik, Setelah Pernah Diinvasi Irak pada 1990
Dunia

Kuwait Kembali Jadi Sasaran Konflik, Setelah Pernah Diinvasi Irak pada 1990

Richard Nelson August 20, 2026 1 min read

Kuwait kembali menghadapi ancaman keamanan di tengah konflik Iran dan Amerika Serikat. Iran beberapa kali menyerang fasilitas militer AS di Kuwait.

Serangan tersebut menyasar sejumlah fasilitas yang digunakan pasukan Amerika. Targetnya antara lain Pangkalan Udara Ali Al Salem dan fasilitas militer lainnya. Iran menilai wilayah Kuwait digunakan untuk kepentingan militer Amerika.

Kuwait juga terdampak serangan terhadap fasilitas sipil. Pada Juni 2026, serangan drone dan rudal Iran merusak terminal Bandara Internasional Kuwait. Satu orang dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.

Situasi ini mengingatkan Kuwait pada pengalaman pahit pada 1990. Saat itu, pasukan Irak menginvasi Kuwait pada 2 Agustus 1990. Tentara Irak kemudian menduduki negara tersebut selama sekitar tujuh bulan.

Kuwait akhirnya dibebaskan pasukan koalisi pimpinan Amerika pada Februari 1991. Kini, negara kaya minyak tersebut kembali berada di tengah konflik regional. Posisi geografisnya dan keberadaan pasukan AS membuat Kuwait rentan terdampak eskalasi.

Ketegangan terbaru juga mengancam stabilitas energi dan pelayaran kawasan. Iran masih mempertahankan tekanan terhadap lalu lintas di Selat Hormuz. Perkembangan tersebut membuat Kuwait menghadapi tantangan keamanan sekaligus ekonomi yang semakin kompleks.